sl Cara Menikmati Kopi Robusta ~ PUSAT MAKLON ANEKA OLAHAN KOPI

Selasa, 28 Agustus 2018

Cara Menikmati Kopi Robusta

Indonesia menjadi salah satu negara pengekspor kopi robusta terbesar di dunia, yaitu sekitar 15%. Harga jual robusta di pasar kopi dunia lebih rendah dibandingkan arabika.
Meskipun demikian, robusta menguasai pasar kopi dunia sebesar 30%, yaitu menempati urutan terbesar kedua setelah arabika.
Di Indonesia, Sumatera Selatan dan Lampung merupakan wilayah yang paling banyak menghasilkan kopi robusta pada tahun 2015 hingga 2017. 

Lalu, bagaimana karakteristik kopi robusta?

Robusta merupakan jenis kopi dengan nama latin Coffea Canephora yang memiliki nama sinonim Coffea robusta.
Robusta sendiri berasal dari kata ‘robust’ dalam bahasa Inggris yang berarti kuat. Hal ini sesuai dengan karakter cita rasa dan aroma yang kuat pada kopi robusta. Kopi robusta umumnya lebih pahit dibandingkan arabika. Cita rasa tersebut karena kandungan pyrazine pada robusta.
Tingkat keasaman pada robusta cenderung tinggi dan tingkat kekentalannya (body) tergolong sedang hingga kuat. Karakter rasa pada robusta cenderung tidak bervariasi, dimana karakter rasanya secara umum lebih seperti kacang-kacangan (nutty).

Cara menikmati kopi robusta

Selain dinikmati langsung dengan cara diseduh, kopi robusta banyak digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan kopi siap saji (instant coffee), kopi racikan (coffee blend), dan espresso.

Espresso inilah yang selanjutnya menjadi bahan utama dalam pembuatan minuman popular yang dicampur dengan susu, krim susu, atau coklat, seperti cappuccino, caffee lattemacchiato, dan mochaccino.
Penggunaan robusta sebagai bahan dasar pada minuman tersebut dapat menghasilkan cita rasa yang sesuai dengan selera konsumen tertentu. Karena karakteristik cita rasa robusta yang kuat, beberapa penikmat kopi juga mencampurkan robusta dan arabika untuk menciptakan profil rasa yang diinginkan atau disukai.
Robusta memiliki kandungan kafein 2 kali lipat lebih besar daripada arabika yaitu sekitar 2.7%, sedangkan arabika sebesar 1.5%. Namun, kandungan gula pada robusta lebih rendah (3 hingga 7%) dibadingkan arabika (6 hingga 9%).
Selain itu, robusta mengandung asam klorogenat (CGA atau chlorogenic acid) dengan kisaran 7 hingga 10%. Kandungan tersebut relatif lebih tinggi daripada asam klorogenat pada arabika yang berkisar antara 5.5 hingga 8%. Asam klorogenat sendiri merupakan antioksidan yang secara signifikan dapat mencegah serangan serangga pada pohon robusta.

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar